Manfaat cukup minum air bagi ibu hamil

Manfaat cukup minum air bagi ibu hamilKebanyakan wanita hamil harus minum air cukup, atau yang direkomendasikan adalah delapan sampai 12 gelas sehari, tetapi jumlah ini masih bisa bervariasi untuk setiap individu. Selama hamil, tubuh ibu akan bergantung pada air untuk memperoleh manfaat tambahan. Ibu hamil yang tidak cukup mendapatkan air dapat menimbulkan efek negatif pada bayi yang sedang tumbuh. Pada tahap awal kehamilan, volume darah ibu hamil akan mengembang secara signifikan untuk memasok kebutuhan bayi dan plasenta. Air beserta  sebagian besar kompoisisnya adalah darah dalam bentuk plasma. Cairan ketuban bayi ibu hamil pada awalnya adalah terbentuk dari air yang diminum. Gejala kehamilan seperti morning sickness atau mual dan muntah bisa membuat ibu hamil lebih rentan mengalami dehidrasi. Baca juga: Makanan yang tidak boleh dikonsumsi bumil

Advertisement

Jadi penting bagi ibu hamil untuk menjaga agar tubuh selalu dalam keadaan terhodrasi dengan baik, yang bermanfaat sbb:

Mengontrol panas tubuh

Dehidrasi bisa menyebabkan kelebihan panas tubuh pada ibu hamil. Air akan memberikan bantuan untuk mengatur suhu tubuh untuk setiap orang, tetapi menjadi sangat penting bagi wanita hamil. Kelebihan panas menjadi akan lebih mudah terjadi selama kehamilan, karena tubuh tidak mampu untuk meredam panas sendiri dengan mudah. Dalam upaya untuk mengkompensasi hal ini, tubuh ibu hamil mungkin akan berkeringat lebih cepat dan sering, yang berarti Ibu juga akan kehilangan air secara berlebihan. Jika suhu tubuh meningkat menjadi 102 derajat atau lebih tinggi, bayi Anda juga dapat mengalami kepanasan/overheating. Jika hal ini terjadi pada masa awal-awal kehamilan, dapat menyebabkan cacat tabung saraf.

Air ketuban rendah

Meskipun ada berbagai macam penyebab potensial yang mengembangkan cairan ketuban rendah, dehidrasi pada ibu hamil bisa menjadi salah satu kemungkinan penyebabnya. Cairan ketuban berfungsi sebagai sistem pendukung untuk bayi Anda, yang akan memberikan perlindungan dan bantalan untuk anak yang belum lahir dan membantu dalam perkembangan semua sistemnya. Cairan ketuban rendah pada tahap awal kehamilan dapat menyebabkan pengembangan cacat lahir atau bahkan menimbulkan keguguran. Jika cairan ketuban rendah pada tahap akhir kehamilan dapat menyebabkan kelahiran prematur, gangguan pertumbuhan bayi  atau komplikasi persalinan seperti kelahiran sesar yang harus dilakukan akibat bayi terlilit tali pusat.

Lihat juga :   Manfaat jogging bagi kesehatan

Risiko dehidrasi pada Ibu hamil Lainnya

Selain resiko maternal, resiko kekurangan cairan lainnya yang mungkin seperti kelelahan, sembelit dan rendah produksi ASI. Dehidrasi pada ibu hamil juga dapat menyebabkan masalah kesehatan lain bagi bayidalam kandungan. Air berperan penting dalam menghilangkan limbah dari dalam hati , serta meningkatkan fungsi ginjal bagi ibu dan bayi. Dehidrasi bisa menyebabkan kurang memadainya dalam mengeluarkan zat limbah dari sel-sel bayi, hati serta  ginjal. Dehidrasi pada trimester ketiga benar-benar bisa memicu kontraksi rahim dan bisa mengakibatkan kelahiran prematur.

Pertimbangan bagi ibu hamil

Selain harus cukup minum air selama hamil,  faktor lain yang harus di pertimbangkan adalah untuk menghindari terjadi dehidrasi. Batasi minuman yang mengandung banyak gula atau kafein, karena dapat berfungsi sebagai diuretik(mengeluarkan cairan dalam bentuk urin). Berolahraga atau beraktifitas di lingkungan yang panas atau lembab dapat sangat meningkatkan risiko kepanasan, yang dapat menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi. Ketika sedang menjalankan rutinitas, seperti  bepergian atau yang lain, pastikan agar selalu tetap terhidrasi dengan selalu menyediakan air minum yang cepat diperoleh.

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *