Tips mengatasi rasa pedas setelah makan cabai

Tips mengatasi rasa pedas setelah makan cabaiRasa lezat dari Makan bakso seringkali membuat orang tergoda untuk menambahkan sambal agar lebih pedas lagi. Terutama bagi yang berselera pedas, makan tanpa pedas yang menggiggit kayaknya kurang afdol. Walaupun pada akhirnya ia tahu memiliki ketahanan yang kurang baik untuk menahan rasa pedas. Rasa pedas seringkali bikin kapok pada sebagia orang, namun pada lain waktu masih saja ingin mengulanginya. Ingin tahu kenapa?,,, Hal ini karena capsaicin, senyawa yang menimbulkan rasa pedas ini juga dapat membuat orang menjadi terdorong untuk mengulanginya lagi.

Advertisement

Jika merasa kepedasan, orang akan dihadapkan hanya pada satu pilihan, yaitu minum air. Benarkah minum air efektif untuk segera mengusir kededasan?,,, lalu jika iya, air yang mana nih yang baik untuk dijadikan solusi, air dingin, air panas atau air es?,,,

Untuk menjawab pertanyaan itu, sebelumnya ketahui dulu apa yang menyebabkan rasa pedas dan panas saat setelah makan cabe.

Tips cara untuk mengatasi rasa kepedasan setelah makan cabai

Yang menimbulkan rasa pedas pada cabai adalah kandungan capsaicin, walaupun bermanfaat, namun ini dimakan dapat menyebabkan iritasi parah, dan rasa panas pada mulut, lidah dan tenggorokan.

Pada awalnya capsaicin dalam cabai akan menimbulkan peradangan, ketika mulai kontak dengan selaput lendir halus pada rongga mulut, tenggorokan dan perut, sehingga segera menghasilkan sensasi panas melalui ujung saraf bebas di mukosa.

Lebih lanjut, lapisan mukosa pada tenggorok atau kerongkongan lebih sensitif daripada mukosa esofagus (pada lambung). Akibatnya ketika menerima rangsangan zat kimia seperti capsaicin yang ada pada cabai, maka mekanisme pertahanan tubuh akan bekerja untuk mengurangi luas paparan bahan iritatif tersebut. Yaitu dengan cara menyempitnya pembuluh darah pada mukosa (vasokonstriksi), dengan demikian luas permukaan mukosa akan memendek. Dan Vasokonstriksi imi akan menjadikan mukosa pada tenggorok dan kerongkongan kekurangan suplai oksigen. Sel mukosa yang mengalami iritasi akibat zat capsaicin pada cabai juga bisa memicu peradangan, sehingga tenggorokan terasa lebih panas dan kering. Meskipun capsaicin dapat menyebabka iritasi pada mukosa yang membuat rasa panas seperti terbakar, capsaicin pada cabai juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Baca juga: Manfaat cabai bagi kesehatan.

Lihat juga :   Cara mengatasi diare secara alami

Minum air hangat adalah cara untuk mengusir rasa pedas

Jadi untuk segera mengusir rasa pedas ini dari tenggorokan, jawabannya adalah dengan memilih air minum yang hangat. Hal ini karena minum air hangat setelah makan pedas akan terjadi pelebaran pembuluh darah pada mukosa tersebut. Akibatnya, suplai oksigen dan makanan dari pembuluh darah ke sel mukosa kembali menjadi lancar. Pelepasan mediator inflamasi dari sel mukosa juga berkurang. Dengan demikian maka minum air hangat akan membuat tenggorokannya kembali merasa nyaman dan enak.

Lalu bagaimana jika minum air dingin?..

Minum air dingin justru malah akan memperlama rasa pedas tersebut bercokol. Karena jika minum air dingin maka pembuluh darah di mukosa tenggorok dan kerongkongan akan menyempit. Hal ini malah akan menyebabkan suplai oksigen menjadi lebih lambat, dan rasa pedas akan bertahan lama.

Cara lain untuk mengusir rasa pedas adalah dengan minum yoghurt. Makan yoghurt dapat membantu mengurangi rasa nyeri terbakar akibat zat pedas cabai, karena yoghurt akan pengenceran konsentrasi capsaicin dan mencegah kontak dengan dinding perut.

Jadi, sebelum mulai makan makanan pedas, sedia dulu air hangat atau yoghurt di meja makan Anda.

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *