Hal atau makanan yang buruk bagi kulit

Kulit merupakan aset tubuh kita yang penting, selain berguna buat penampilan, kulit juga berguna untuk menangkal segala serangan penyakit, radiasi dan infeksi dari luar. Karena kulit juga berhubungan dengan penampilan, memiliki kulit yang Indah akan membuat kita selalu tampak segar dan cantik. Bukan sebaliknya, yaitu memiliki kulit kering dan kusam yang akan membuat kita menjadi tak menarik dipandang. Untuk menjaga kulit agar tetap sehat, memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh adalah cara yang baik demi kesehatan kulit. Bukan itu saja, demi kulit yang sehat ternyata ada beberapa hal dari makanan yang perlu untuk kita hindari. Berikut hal dan makanan yang bisa merusak kulit Anda:

Advertisement

Makanan-makanan yang mengganggu keseimbangan air

Dehidrasi bisa menyebabkan pengeringan pada kulit. Kerutan adalah efek samping yang umum dari kurangnya kelembaban di kulit. Dehidrasi dan jerawat merupakan hal yang saling saling terkait,  karena pengeringan sel-sel kulit mati dan kulit yang tumbuh bersama-sama dapat menyebabkan jerawat.

Kelebihan garam

Kelebihan garam akan mempertahankan cairan tambahan dalam tubuh,  yang menyebabkan pembengkakan atau terlihat bengkak pada kulit. Tekstur kulit menjadi rentan karena penyalahgunaan penggunaan garam dalam jangka waktu lama. Papads, acar, makanan asin, garam meja, produk makanan brined / kaleng merupakan sumber potensial garam.

Kelebihan kafein

Kafein adalah stimulan yang diketahui dapat meningkatkan produksi hormon kortisol dalam tubuh,  dan meningkatkan proses penuaan dengan terjadinya penipisan kulit. Juga menyebabkan dehidrasi pada kulit dan bahkan dapat menyebabkan kerutan. Selain itu, kafein adalah diuretik yang selanjutnya dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Jadi berhati-hatilah jika akan menambah asupan kopi, atau bahkan cokelat .

Alk* h ol

Alk* h ol  berpotensi menghambat sekresi hormon Anti Diuretik, sehingga dapat menyebabkan dehidrasi. Selain itu, juga menyebabkan vasodilatasi, yang kemudian menyebabkan hilangnya kelebihan air melalui kulit. Hal ini Juga dikenal sebagai faktor yang berkontribusi terhadap fase akut psoriasis , seperti yang dijelaskan pada American Academy of Dermatology.

Lihat juga :   Tips cara alami Mengobati jerawat dengan Lidah Buaya

Makanan dengan beban glikemik tinggi

Makanan ini menyebabkan fluktuasi drastis gula darah. Akibatnya akan  menyebabkan kelebihan sekresi insulin dan androgen saat tinggi dan rendah buti respectivel. Alasan utama yang lain adalah surplus produksi sebum, yang akan menyebabkan sel kulit cepat mati – menyebabkan jerawat.

Kelebihan gula

Gula atau makanan-makanan berzat manis ini juga dapat meningkatkan kadar giklemik tinggi. Kelebihan konsumsi gula yang berkepanjangan juga tak baik bagi kesehatan kulit.

Minuman bersoda

Minuman bersoda bisa buruk bagi kulit, karena kadar kafein akan membuatnya tak baik bagi kesehatan kulit.

Makanan olahan/kalengan

Makanan kaleng dan buah-buahan manis dan jus yang rendah kandungan serat, juga dapat meningkatkan kadar glikemik. Selain itu pada saat proses pengolahan juga membuat makanan ini kehilangan nutrisi penting bagi kesehatan kulit.

Makanan yang dapat meningkatkan produksi radikal bebas

Radikal bebas diketahui akan mengganggu struktur kulit, yaitu dengan cara menghancurkan kolagen dan elastin, dan serat-serat yang mendukung struktur kulit. Radikal bebas juga menyebabkan kerusakan pada tingkat sel dengan mengganggu struktur DNA.

Daging merah

Daging merah terutama kaya lemak yang dapat menyebabkan reaksi peradangan. Ini adalah daging dengan kandungan lemak jenuh tinggi. Jika berlebihan, radikal bebas akan mengalahkan kekuatan dari anti-oksidasi sebagai zat anti radikal bebas dalam tubuh.

Makanan yang digoreng dan lemak terhidrogenasi

Aplikasi panas berlebih pada makanan seperti menggoreng atau penggunaaan lemak terhidrogenasi seperti margarin dapat menyebabkan oksidasi asam lemak dan menghancurkan nutrisi-nutrisi penting dalam makanan, seperti anti-oksidan vitamin E, dan omega-3. Generasi trans asam lemak akan mendorong produksi radikal bebas dengan cara memicu proses oksidasi.

Kelebihan penggunaan pemanis buatan, zat pewarna makanan dan zat perasa

Bahan kimia ini jika masuk kedalam tubuh akan sulit dikeluarkan kembali dari tubuh kita. Jika berlebihan, tubuh akan semakin kesulitan untuk mengeluarkannya, dan dalam waktu lama bisa menjadi produsen radikal bebas.

Lihat juga :   Makanan terbaik untuk diet Menurunkan berat badan

Diet ketat

Diet ketat dapat mempengaruhi kesehatan kulit melalui semua 3 mekanisme yang telah dibahas sebelumnya. Dehidrasi adalah efek samping dari diet ketat. Studi menunjukkan bahwa mengkonsumsi banyak air selama diet ketat tidak akan membantu tubuh. Hal ini disebabkan tubuh  tidak akan mempertahankan air,  karena kekurangan gizi dan kurangnya asupan makanan seimbang.

Diet ketat juga diketahui akan menyebabkan fluktuasi  kadar gula darah. Kulit membutuhkan nutrisi antioksidan (Vitamin A, C, E, seng, selenium, dll),  yang berguna untuk menangkal radikal bebas. The Journal of Investigative Dermatology (Februari 2005) menjelaskan bahwa asupan  jangka panjang vitamin C dan E dikaitkan dengan penurunan peristiwa terbakarnya kulit oleh sinar matahari  dari paparan radiasi ultraviolet. Vitamin antioksidan akan membantu melindungi tubuh terhadap kerusakan DNA dengan jalan melindungi struktur kulit. Diet ketat diketahui dapat menyebabkan kekurangan gizi,  dan dengan demikian akan menyebabkan kurangnya antioksidan juga.

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *