Manfaat dan kandungan Gizi Singkong

Advertisement

Manfaat singkongSingkong, begitulah namanya, tanaman umbi yang selalu diidentikkan dengan kesederhanaan. Mungkin karena bahan makanan ini yang sangat mudah didapatkan dan murah harganya. Namun bagi yang sadar kesehatan, singkong bisa menjadi bahan makanan sehat alternatif. Singkong merupakan sumber karbohidrat selain nasi, selain itu daun singkong sudah diakui mengandung banyak vitamin dan gizi.

Singkong atau banyak orang yang juga menyebutnya ubi kayu adalah keluarga tanaman Euphorbiaceae yang hidup tahunan didaerah tropika dan subtropika dari keluarga Euphorbiaceae.
Singkong pertamakali dikenal dikenal di Amerika selatan, semenjak jaman manusia prasejarah. Spesies singkong modern yang sudah dikembangkan saat ini telah banyak dibudidayakan dapat bahkan dapat ditemukan tumbuh liar di daerah Brasil selatan. Di Indonsia sendiri, tanaman ubi kayu ini banyak diubudidayakan baik untuk konsumsi rumah tangga maupun untuk memenuhi kebutuhan industri.

Berikut Manfaat Singkong dan kandungan gizi plus mineralĀ  yang diketemukan pada singkong

Kandungan Gizi pada singkong

(Sumber: Database Kesehatan)

Air 122.94 g
Energi 330 kcal
Energi 1374 kj
Protein 2.8 g
Fiber, total dietary 3.7 g
Gula total 3.5 g
Kalsium, Ca 33 mg
Besi, Fe 0.56 mg
Magnesium, Mg 43 mg
Phosphor, P 56 mg
Potassium, K 558 mg
Sodium, Na 29 mg
Seng, Zn 0.7 mg
Mangan, Mn 0.791 mg
Selenium, Se 1.4 mcg
Vitamin C, total ascorbic acid 42.4 mg
Thiamin 0.179 mg
Riboflavin 0.099 mg
Niacin 1.759 mg
Pantothenic acid 0.22 mg
Vitamin B-6 0.181 mg
Folat, total 56 mcg
Kolin, total 48.8 mg
Betaine 0.8 mg
Vitamin B-12 ~ mcg
Vitamin B-12, added ~ mcg
Vitamin A, IU 27 IU
Vitamin A, RAE 2 mcg_RAE
Vitamin E (alpha-tocopherol) 0.39 mg
Vitamin E, added ~ mg
Vitamin K (phylloquinone) 3.9 mcg
Tryptophan 0.039 g
Threonine 0.058 g
Isoleucine 0.056 g
Leucine 0.08 g
Lysine 0.091 g

Manfaat singkong

  1. Singkong adalah bahan makanan yang termasuk luwes, yaitu dapat diolah menjadi berbagai jenis penganan. Secara tradisional, singkong biasanya dibuat gethuk, keripik singkong, dan tape singkong.
  2. Singkong mengandung karbohidrat dan tinggi kalori, dari 100gram singkong dapat menghasilkan kalori sebesar 160 kalori. Bahkan menurut Nutrition and You, kalori pada singkong 2 kali lipat dibanding kalori pada kentang.
  3. Singkong diketahui banyak mengandung vitamin B kompleks dan kelompok vitamin lainnya seperti folates, thiamin, piridoksin (vitamin B-6), riboflavin, dan asam pantotenat. Riboflavin ini berperan dalam tubuh dalam membantu pertumbuhan dan memproduksi sel darah merah.Cocok bagi yang sering mengalami kurang darah.
  4. Mineral-mineral yang sangat penting bagi tubuh ternyata juga banyak terdapat pada singkong.Seperti diantaranya seng, magnesium, tembaga, dan besi. Jumlah kalium pada singkong ternyata cukup tinggi untuk mencukupi kebutuhan tubuh.Kalium sangat baik untuk mencegah darah tinggi.
  5. Singkong ternyata lebih baik dibanding dengan nasi, karena singkong memiliki sifat antikanker,antitumor dan meningkatkan nafsu makan. Selain itu, singkong jauh lebih baik dikonsumsi oleh penderita diabetes daripada nasi putih.
  6. Singkong dapat membantu untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit, seperti sakit kepala,rematik, diare,cacingan pada anak, dan dapat meningkatkan stamina yang loyo karena kandungan kalorinya.
  7. Singkong merupakan makanan rendah lemak, dan rendah kolesterol. Cocok sebagai menu yang dimasukkan kedalam program diet rendah lemak Anda
  8. Daun singkong juga tak ketinggalan menyumbangkan gizi penting bagi tubuh. Daun singkong muda bisa diolah menjadi sayuran untuk dimakan. Daun singkong kaya akan vitamin B kompleks, vitamin dan mineral zat besi tinggi. Sangat baik untuk memenuhi kebutuhaan zat besi tubuh.

Cara memilih Singkong

Meskipun singkong memiliki nilai gizi tinggi, namun perlu dipastikan untuk memilih jenis singkong yang baik. Cara memilih singkong yang baik adalah warna singkong yang putih bersih setelah dikupas, tanpa adanya warna kekuningan,berwarna kebiruan. Tanda warna kekuningan atau kebiruan menandakan jika singkong sudah terlalu lama disimpan. Zat yang menyebabkan warna kebiruan atau kekuningan adalah enzim poliphenolase yang bersifat racun. Kalau Anda membeli singkong, tanda singkong yang masih baru adalah dari tanah yang menempel yang masih belum kering.

Advertisement