Tips untuk mengatasi penyakit asam urat(Gout)

Advertisement

Yang dikenal orang sebagai penyakit radang sendi, dan termasuk dari jenis kondisi arthitis adalah penyakit Gout artritis atau yang disebut sakit asam urat. penyakit gout ini terkait dengan diet makanan tidak sehat terutama daging, seafood dan alk*hol. Pengobatan penyakit asam urat ini harus juga disertai dengan diet yang sangat ketat, sehingga gout tidak lagi berlama-lama ditubuh Anda. Namun ada obat baru yang akan membantu mengobati penyakit asam urat, agar tak harus melakukan diet yang sangat ketat.

Diet yang baik utuk penderita gout adalah diet makanan sehat seperti yang disarankan dokter secara umum. Dengan diet yang sehat akan membantu menghindarkan dari kelebihan berat badan, serta juga untuk menghindari beberapa penyakit kronis. Diet sehat seperti ini juga dapat berkontribusi demi kebaikan dari kondisi gout.

Penyebab penyakit asam urat (Athritis Gout)

Athritis Gout terjadi karena kadar asam urat tinggi dalam darah, yang akhirnya menyebabkan kristal yang menumpuk di sekitar sendi. Tubuh   memproduksi asam urat karena purin memecah. Purin dapat terjadi secara alami didalam tubuh manusia, tetapi juga bisa diperoleh makan-makanan tertentu seperti, seperti jeroan, ikan teri, herring, asparagus dan jamur.

Diet untuk penderita asam urat (gout) akan membantu untuk mengontrol produksi dan pengurangan kadar asam urat, sehingga akan membantu mencegah penyakit ini agar tidak menjadi parah. Perlu diketahui, Diet bukanlah merupakan pengobatan untuk gout, tetapi hanya untujk membantu mengontrolnya. Faktor resiko dari asam urat adalah Obesitas, sehingga menurunkan berat badan akan  membantu Anda menurunkan risiko serangan asam urat.

Jika Anda mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, makan sebaiknya menurunkan berat badan Anda. Namun sebaiknya untuk menghindari cara menurunkan berat badan dengan cepat, misalnya mengurangi makan karena justru dapat mempromosikan serangan penyakit asam urat.

Tips diet bagi penderita penyakit asam urat asam urat(Athritis Gout)

Berikut diet untuk mengurangi serangan dan tingkat keparahan penyakit asam urat seperti yang disarankan Mayo Clinic:

Penderita rematik gout harus membatasi asupan makanan yang mengandung tinggi purin.

Protein dari sumber hewani tinggi purin, seperti daging, unggas dan ikan. Makanan tinggi purin yang harus dihindari atau batasi seperti jeroan, ikan haring, ikan asin dan tengiri. Dari jenis daging merah yang perlu dihindari seperti daging sapi, babi dan domba. Ikan berlemak dan makanan laut seperti tuna, udang, lobster dan kerang dikaitkan dengan peningkatan risiko gout juga perlu diperhatikan. Karena semua daging, unggas dan ikan mengandung purin, maka batasi konsumsinya 4 sampai 6 ons (113-170 gram) setiap hari.

Hindari makanan tinggi protein

Hindari diet makanan berprotein tinggi  karena dapat menyebabkan kadar asam urat ikut menjadi tinggi.

Kurangi lemak.

Lemak jenuh akan menurunkan kemampuan tubuh untuk menghilangkan asam urat. Memilih protein dari nabati, seperti kacang-kacangan, polong-polongan, dan produk susu rendah lemak juga akan membantu untuk mengurangi asupan lemak jenuh dalam diet Anda. Makanan yang tinggi lemak juga berkontribusi terhadap obesitas,  yang juga terkait dengan gout.

Penderita asam urat tidak boleh sering minum minuman berkadar alk*hol.
Alkohol akan mengganggu tubuh dalam menyingkirkan asam urat. Minum bir terutama telah dikaitkan dengan serangan gout. Jika Anda sedang mengalami serangan gout, maka hindarilah semua jenis minuman beralk*hol. Namun, bila tidak sedang merasakan serangan, minum 148 mililiter anggur dalam sehari tidak akan meningkatkan risiko.

Batasi atau hindari makanan manis dengan sirup jagung yang tinggi fruktosa.

Fruktosa adalah satu-satunya karbohidrat yang dikenal dapat meningkatkan asam urat. Jadi menghindari minuman manis dengan sirup jagung fruktosa tinggi, seperti minuman ringan atau minuman jus adalah hal terbaik yang perlu dilakukan. Jus yang dibuat 100 persen jus buah alami tidak akan merangsang produksi asam urat .

Pilih karbohidrat kompleks.

Makan nasi, gandum utuh dan buah-buahan atau sayuran, serta kurangi karbohidrat olahan dari makanan seperti roti putih, kue dan permen.

Pilih produk susu yang rendah lemak atau bebas lemak.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa produk susu rendah lemak dapat membantu untuk mengurangi risiko gout.

Perbanyaklah minum air.

Minum air putih akan membantu menyiram asam urat dari dalam tubuh Anda.
Minumlah banyak cairan, khususnya air putih. Cairan dapat membantu untuk menghilangkan kadar asam urat dari dalam tubuh Anda. Untuk tujuan ini setidaknya minum 8 sampai 16 gelas sehari. Ada juga beberapa bukti yang menunjukkan bahwa minum sebanyak 4-6 cangkir kopi dalam sehari  menurunkan risiko gout pada pria. Namun minum kopi perlu diperhatikan adalah bahan penyertanya, yaitu gula.

Sayur, buah dan biji-bijian

Makanan ringan juga bisa ditambahkan kedalam menu pilihan yang sehat – seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian, dan sesekali boleh kacang-kacangan sesekali ( namun khusus batasi melinjo dan kacang mete). Dengan demikian Anda akan berada pada berat badan yang sehat,  atau dalam batas kalori yang sehat.

Kesimpulan

Diet yang sehat bagi penderita penyakit asam urat atau gout adalah bertujuan utuk membatasi produksi asam urat serta untuk meningkatkan pengurangannya. Dan diet seperti ini hanya berguna untuk mengurangi frekwensi serangan dan keparahannya. Dan pengobatan oleh ahli medis tetap diperlukan untuk menyembuhkan penyakit ini.

Cara lain untuk tujuan ini adalah dengan membatasi kalori Anda, yaitu dengan melakukan beberapa latihan moderat seriap hari, seperti jalan cepat atau jogging. Selain itu, latihan rutin seperti ini juga dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, dengan membantu menjaga berat badan yang sehat.

Advertisement