Manfaat Kacang Almond bagi kesehatan

Advertisement

Manfaat kacang almond bagi kesehatanManfaat almond bagi kesehatan seperti mengatasi  sembelit, gangguan pernapasan, batuk, gangguan jantung, anemia, impotensi, dan diabetes. Juga membantu dalam hal perawatan rambut, perawatan kulit (psoriasis), dan perawatan gigi. Almond biasa dikenal sebagai bahan tambahan untuk membuat roti , eskrim, dimakan mentah, sebagai bahan dalam salad, hingga Susu almond pun ada.

Almon memang komoditas yang tidak dihasilkan di Indonesia, namun kacang almond ini bisa kita dapatkan ditoko maupun supermarket. Almond Ditemukan di daerah-daerah timteng seperti Iran, Arab Saudi, Lebanon, Turki, Suriah, Yordania dan Israel.

Almond bisa dimakan almond secara langsung, namun sebaiknya makan pada saat perut kosong untuk memastikan penyerapan nutrisi. Anda dapat merendamnya dalam air semalam,  dan makan di pagi hari. Anda juga bisa memakai almond sebagai hiasan untuk berbagai hidangan.

Almond merupakan kacang yang  sangat bergizi, sumber yang kaya vitamin E, kalsium, fosfor, bes, magnesium, seng, selenium, tembaga dan niacin. Almond mengandung nutrisi paling banyak, jika dibandingkan dengan semua jenis kacang lainnya.

Ada dua jenis almond, yaitu almond manis dan almond pahit. Biasanya, almond manis untuk dimakan,  dan almond  pahit untuk membuat minyak almond, yang digunakan untuk menambah rasa pada makanan.

Berikut beberapa manfaat almond untuk kesehatan

Baik untuk otak:

Almond merupakan sumber nutrisi yang dapat membantu untuk  perkembangan otak. Almond menginduksi tingkat intelektual tinggi,  dan telah dianggap sebagai bahan makanan penting untuk pertumbuhan anak. Banyak ibu memberikan almond yang direndam dalam air,  untuk anak-anak mereka setiap hari di pagi hari.   2-3 buah almond yang cukup baik direndam , kulit luar juga boleh dihilangkan untuk menghindari alergi.

Kolesterol baik:

Konsumsi rutin almond dapat membantu untuk meningkatkan tingkat high density lipoproteins (HDL),  dan mengurangi tingkat lipoprotein densitas rendah (LDL), sehingga secara efektif akan mengontrol kadar kolesterol. Kolesterol LDL disebut juga sebagai kolesterol jahat.

Baik untuk jantung:

Lemak jenuh tunggal, protein dan kalium yang terkandung dalam almond baik untuk jantung. Vitamin E yang bertindak sebagai antioksidan,  dan mengurangi risiko penyakit jantung. Magnesium dalam almondjuga berguna untuk membantu menghindari serangan jantung. Almond membantu mengurangi protein C-reaktif, penyebab peradangan arteri yang merusak. Almond juga sumber kaya asam folat, oleh karena itu membantu mengurangi tingkat homocystein, yang menyebabkan penumpukan plak lemak di arteri.

Perawatan kulit:

Almond merupakan perawat  kulit yang terkenal, dan karenanya pijat dengan minyak almond sering dianjurkan untuk bayi yang baru lahir. Susu almond juga ditambahkan dalam beberapa sabun sebagai almond membantu untuk  meningkatkan corak kulit.

Mengatur tekanan darah:

Kalium dalam almond akan membantu mengatur tekanan darah. Almond juga sangat rendah sodium, sehingga baik untuk penderita tekanan darah tinggi.

Pencegahan kanker:

Almond meningkatkan pergerakan makanan melalui usus besar, sehingga mencegah kanker usus besar.

Perlindungan terhadap diabetes:

Almond juga membantu dalam mengurangi kenaikan kadar gula dan insulin setelah makan. Hal ini baik untuk perlindungan dari diabetes.

Baik untuk kehamilan:

Almond mengandung asam folat. Asam folat membantu mengurangi kejadian cacat lahir pada bayi .

Berat badan:

Susu almond tawar membantu  untuk mengurangi berat badan. Lemak jenuh tunggal yang terkandung dalam almond dapat meningkatkan nafsu makan, sementara juga mencegah kelebihan makan. Penelitian telah menunjukkan bahwa diet rendah kalori kaya almond , baik untuk orang gemuk dalam  membantu mengurangi berat badan mereka.

Pencegahan sembelit:

Almond kaya serat. Seperti kebanyakan makanan kaya serat lainnya, almond juga membantu dalam mencegah sembelit. Pastikan Anda minum air yang cukup, setelah makan almond.

Meningkatkan energi:

Mangan, tembaga dan Riboflavin pada almond membantu dalam memproduksi energi.

Mengkonsumsi almond juga dapat terhindar dari risiko penyakit Alzheimer. Tapi seperti pada makanan lainnya,  almond pun juga memiliki kontra. Almond  mengandung oksalat,  dan oksalat yang berlebihan dapat menyebabkan kristalisasi. Jadi orang yang memiliki masalah dengan ginjal atau kandung empedu,  harus menghindari makan almond.

Advertisement