Manfaat Keju bagi kesehatan

Advertisement

manfaat keju untuk kesehatanManfaat keju untuk kesehatan terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin B, kekuatan gigi dan kondisi osteoporosis. Keju juga membantu  menjaga kesehatan tulang, mendapatkan kenaikan berat badan dan kesehatan gigi. Keju telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Eropa, Amerika, Australia dan hampir semua negara  yang beriklim dingin.

Ada jenis keju yang tidak difermentasi dan yang difermentasi. Keju fermentasi diyakini jauh lebih bergizi daripada keju segar. Keju dibuat dari susu atau produk susu, Ada banyak jenis keju yang tersedia hari ini.

Kandungan gizi keju

Keju adalah makanan padat nutrisi, beberapa di antaranya vitamin seperti vitamin C, vitamin B6, vitamin B-12, vitamin A, vitamin D, vitamin E dan vitamin K. Vitamin lainnya seperti vitamin B1(hiamin), riboflavin, niacin juga ditemukan dalam berbagai jenis keju. Keju juga menyediakan beberapa mineral penting bagi tubuh seperti kalsium, natrium, seng, fosfor, kalium dan zat besi .

Berikut beberapa Manfaat keju bagi kesehatan

 

Kesehatan Gigi:

Keju sangat-sangat tinggi kandungan kalsium, yang pertama dan terpenting dibutuhkan untuk gigi yang kuat. Selain itu, keju sangat rendah kadar laktosa. Semakin tua keju, semakin rendah kadar laktosa. Laktosa adalah bentuk lain dari  gula (glukosa, maltosa atau laktosa) , yang umumnya bisa merugikan gigi.

Kesehatan Tulang:

Selain memiliki kandungan kalsium yang sangat tinggi, keju juga kaya akan vitamin B, yang sangat baik untuk anak-anak, perempuan (terutama untuk hamil dan menyusui) dan orang tua (baik juga bagi orang dewasa), untuk pembentukan dan penguatan tulang dan tulang rawan. Vitamin B juga berguna untuk membantu penyerapan dan peredaran kalsium.

Osteoporosis:

Osteoporosis adalah penyakit pengeroposan tulang, terutama disebabkan karena kekurangan kalsium, yang mengakibatkan penurunan kepadatan tulang. Terutama hal ini terlihat pada wanita yang mengalami menopause, orang tua dan anak-anak yang menderita gizi buruk. Penyakit tulang keropos ini dapat diobati dengan protein, kalsium dan vitamin. Hanya kalsium saja tidak akan banyak membantu, karena masalahnya penyerapan kalsium masih membutuhkan peran nutrisi lain untuk pembentukan tulang. Dan banyak nutrisi yang saling mendukung banyak ditemukan dalam keju. Jadi, keju bisa menjadi bagian yang ideal dari diet osteoporosis.

Menambah Berat Badan:

Keju merupakan makanan yang sangat baik untuk menambah berat badan, cocok bagi orang kurus yang ingin gemuk. Ini karena keju penuh protein, lemak, kalsium, vitamin dan mineral. Anda butuh protein untuk otot, lemak untuk lemak, kalsium untuk  tulang yang lebih berat dan lebih kuat, serta vitamin dan mineral untuk metabolisme tubuh yang lebih baik. Anda hanya perlu untuk makan banyak keju, melakukan latihan dan tidur nyenyak.

Manfaat keju lainnya:

Keju mengandung Konjugasi Asam Linoleic dan sphingolipids yang membantu mencegah kanker.Keju juga berisi banyak vitamin B yang berkembang di dalamnya selama fermentasi. Vitamin B sangat baik untuk menjaga banyak fungsi dalam tubuh, dan juga untuk perlindungan terhadap penyakit seperti Beri-beri. Keju juga meningkatkan pembentukan sel darah, memperkuat hati, memfasilitasi penyerapan nutrisi dalam tubuh, dll.

Bagaimana memilih dan menyimpan keju?

Berbagai jenis keju tersedia di pasar di seluruh dunia. Beberapa varietas keju seperti keju segar tanpa pengawet harus digunakan untuk beberapa hari,  karena ia mudah rusak. Simpan keju di tempat yang dingin atau lemari pendingin. Sebelum makan atau menggunakan keju, kembalikan pada suhu kamar agar rasa dan tekstur yang lebih baik.

Keju dan Hipertensi:

Sodium dan kolesterol adalah dua elemen utama yang dianggap berbahaya untuk hipertensi, dan penderita hipertensi disarankan untuk menghindarinya. Kandungan lemak pada keju sangat tergantung pada kualitas bahan baku yaitu susu. Penuh lemak atau penuh krim, rendah lemak atau bebas lemak. Secara umum, keju memang tinggi lemak. Namun keju rendah lemak juga diperkenalkan ke pasar. Jadi, Anda harus pemilih mana keju yang lebih rendah lemak.

Meskipun kandungan natrium keju bervariasi sesuai dengan jumlah garam yang ditambahkan ke susu sebelum pembentukan keju, tapi tetap saja tidak pernah serendah itu untuk direkomendasikan bagi penderita hipertensi, karena garam merupakan bagian yang tak terelakkan dari keju. Jadi, secara umum, keju tidak dapat direkomendasikan untuk penderita hipertensi. Meskipun begitu, keju yang rendah sodium dan yang rendah lemak sangat membantu mengurangi Homosistein, yaitu agen yang sering berhubungan dengan penyakit jantung. Namun itu amasih belum membuatnya dapat dianjurkan untuk penderita hipertensi. Hal lain dalam keju yang dapat membantu orang dengan hipertensi adalah kandungan vitamin B.

Advertisement