Efek samping kebanyakan mengkonsumsi MSG

efek samping MSGJika Anda suka makanan Cina, makanan kotak atau snack dalam kemasan, maka kemungkinan besar Anda mengkonsumsi MSG dalam jumlah tinggi. MSG, atau monosodium glutamat atau vetsin, adalah penyedap makanan umum yang telah digunakan di seluruh dunia. Bahkan telah diklaim bahwa MSG adalah salah satu dari tiga jenis bumbu dasarĀ  selain garam dan merica. Namun, mengkonsumsi MSG dalam jumlah berlebihan dapat merusak kesehatan Anda. Baca terus untuk mengetahui tentang berbagai risiko MSG bagi kesehatan.

Advertisement

Berikut Efek samping kebanyakan mengkonsumsi monosodium glutamat (MSG)

1. Kerusakan Otak

Sulit untuk membayangkan bahwa penyedap makanan yang umum digunakan ini sebenarnya berbahaya, bahkan dapat menyebabkan seperti kerusakan otak yang serius.Namun kenyataannya memang demikian, mengkonsumsi MSG secara rutin dapat menyebabkan degenerasi otak dan sel-sel sistem saraf. Pertama, penting untuk mengetahui bagaimana MSG dapat mempengaruhi otak. Monosodium glutamat adalah jenis excitotoxin. Setelah Anda mengonsumsi makanan yang kaya MSG, selanjutnya MSG masuk ke aliran darah sebelum menuju ke otak. Setelah di otak, pada dasarnya MSG hanya merangsang sel-sel otak untuk berpikir bahwa apa yang kita makan rasanya lezat. Inilah sebabnya sebabnya, mengapa kita sering merasa berhasrat untuk makanan yang tinggi MSG. Sayangnya, overstimulating otak seperti itu dapat menyebabkan kelelahan dan kematian sel-sel otak Anda.

2. Kegemukan

Jika Anda sedang merasakan kesulitan untuk menurunkan berat badan , sepertinya MSG bisa menjadi salah satu penyebabnya. Studi telah berulangkali menghubungkan excitotoxin dan obesitas. Karena MSG efektif dalam merangsang pikiran untuk menjadi kecanduan rasa, maka secara otomatis kita mengembangkan keinginan untuk makan-makanan yang tinggi MSG. Semakin kuat keinginan makan-makanan Anda, maka semakin besar kemungkinan Anda akan makan. Semakin banyak Anda makan, maka akan semakin menambah berat badan. Bahkan, MSG sangat efektif untuk mendorong kenaikan berat badan, yang digunakan oleh para ilmuwan ketika mereka ingin menginduksi obesitas pada hewan di laboratorium.

Lihat juga :   Jenis lemak yang baik dan yang buruk bagi kesehatan

3. ADD dan ADHD

Anak-anak, bahkan bayi yang belum lahir seringkali menjadi korban umum monosodium glutamat. Otak Janin serta anak-anakĀ  sepenuhnya masih berkembang. Perkembangan ini dapat dengan mudah terganggu oleh bahan kimia berbahaya seperti eksitoksin. Jika Anda sedang hamil, maka disarankan agar menghilangkan, atau setidaknya mengurangi MSG untuk makanan sehari-hari. Jika tidak maka ada kemungkinan jika MSG dapat menyebabkan janin mengembangkan Attention Deficit Disorder atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Hal ini karena MSG akan masuk kedalam aliran darah, dan pada akhirnya akan dengan mudah mencapai janin yang sedang berkembang.

Orang usia tua juga rentan untuk mengembangkan neuro-degeneratif penyakit karena eksitoksin. Bahkan, penelitian telah menunjukkan kemungkinan MSG terkait dengan penyakit Alzheimer.

4. Sindrom Chinese Food

Sindrom Makanan Cina (atau disebut juga MSG Symptom Complex) mengacu pada beberapa penyakit kesehatan umum, yang mungkin akan dialami setelah mengonsumsi makanan yang kaya MSG. Sindrom ini disebut Sindrom makanan Cina karena makanan Cina dikenal karena mengandung MSG tinggi. Ketika seseorang mengalami sindrom ini, maka ia akan keringat dan mulai merasa mati rasa di sekitar mulut. Nyeri dada, jantung berdebar, kelelahan dan sakit kepala juga reaksi umum karena MSG.

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *