Top 10 penyebab tekanan darah tinggi

faktor penyebab darah tinggiMenurut data global hipertensi yang diterbitkan oleh WHO pada Hari Kesehatan Dunia 7 April 2013, mengklaim bahwa 80% penyakit jantung dan penyakit kardiovaskular lainnya terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Advertisement

Lalu apakah penyumbang terbesar tingkat kematian karena penyakit jantung? Penelitian menunjukkan bahwa insiden tekanan yang abnormal tinggi pada arteri pasien yang menjadi penyebabnya.  Apakah penyebab darah tinggi? Para ahli mengatakan bahwa penyebab secara spesifik masih belum banyak diketahui, namun ada beberapa faktor risiko yang mungkin bisa mengembangkan tekanan darah tinggi.

Baca juga: Tips terbaik untuk menurunkan darah tinggi

Berikut 10 faktor penyebab utama penyakit darah tinggi

Usia

Semakin tua umur Anda, maka akan lebih besar kemungkinan mendapat tekanan darah tinggi. Orang yang lebih tua terutama berisiko lebih tinggi terkena tekanan sistolik yang tinggi. hal ini umumnya karena terjadi pengerasan pembuluh darah.

Keturunan

Jika dalam riwayat keluarga ada yang kolesterol tinggi, maka hal itu mungkin bisa menjadi kekhawatiran. Tekanan darah tinggi yang diwariskan bisa menyebabkan masalah kesehatan ini terjadi pada usia dini.

Jenis Kelamin

Pria memiliki kemungkinan lebih tinggi terkena tekanan darah tinggi daripada wanita. Namun hal itu bukan berarti wanita tidak perlu khawatir, faktor tertentu bisa meningkatkan resiko hipertensi pada wanita. Jadi perbaiki gaya hidup dan kebiasaan makan yang tak sehat.

Obesitas

Kegemukan atau obesitas bisa menjadi salah satu penyebab utama tekanan darah tinggi, namun bisa bervariasi untuk setiap orang. Orang yang banyak memiliki lemak yang tersimpan didaerah di sekitar perut, pinggul dan paha juga berisiko tinggi terkena tekanan darah tinggi. Jagalah berat badan Anda!

Sensitif terhadap sodium

Beberapa orang yang sensitif terhadap garam atau asupan sodium, bisa membuat tekanan darah cepat meningkat. Jika Anda sensitif terhadap garam, maka satu-satunya pilihan yang aman adalah dengan mengurangi asupan garam. Berhati-hatilah menambahkan garam dalam makanan Anda, serta baca label kemasan makanan olahan sebelum mengkonsumsinya. Makanan cepat saji pada umumnya menggunakan banyak garam di dalamnya. Jadi bijaksanalah memilih makanan Anda.

Lihat juga :   Kandungan gizi dan Manfaat kentang bagi kesehatan

Baca juga: Makanan yang tidak baik bagi penderita darah tinggi

Konsumsi alk*hol

Jika Anda sudah tak kuat hanya dengan sedikit minum, maka hal itu adalah indikator bahwa Anda harus berhenti. Mengkonsumsi minuman beralk* hol berlebihan secara umum buruk bagi kesehatan Anda, oleh karena itu hindarilah alk*hol untuk menjaga tekanan darah tetap normal.

Stres

Ketegangan dari tekanan kerja yang berat sehari-hari dikantor bisa membuat kita tegang bahkan stres, dan ini bisa sangat meningkatkan tekanan darah. Keluarlah dari situasi stres ini, tetap tenang dan selalu rileks. Stres dalam pekerjaan adalah salah satu hal yang buruk bagi kesehatan Anda.

Pil KB

Penelitian terbaru mencatat bahwa mengkonsumsi pil KB atau kontrasepsi minum lainnya bisa meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi.

Malas

Setiap hari selalu berada di kursi sofa dan malas-malasan tidak hanya akan menambah berat badan, tetapi juga akan meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi. Jangan terlalu akrab dengan sofa, tinggalkan sekali-kali untuk pergi ke gym atau melakukan aktifitas fisik yang menarik minat Anda. Anda bisa mencoba permainan olahraga favorit Anda, atau hanya sekedar berjalan kaki. Aktif secara fisik akan membantu membuka pembuluh darah, sehingga akan menjaga tekanan dalam pembuluh darah dan arteri dalam batas normal.

Baca juga: Makanan Yang baik untuk Menurunkan Darah Tinggi

Suka minum obat sembarangan

Jangan selalu mengandalkan obat kalau hanya untuk mengobati penyakit yang tergolong ringan dan umum, apalagi tanpa resep dokter. Beberapa obat yang biasanya digunakan untuk mengobati gejala pilek atau alergi bahkan dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum Anda minum obat apapun, serta mengatakan riwayat medis Anda untuk menghindari terjadinya kemungkinan komplikasi.

Advertisement

Mungkin Anda juga Menyukainya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *